Bach no Senritsu wo Yoru ni Kiita Sei Desu.
Release: 2011.07.20

Font Size
Furigana
Translation
- 1. 1527
- 1. Bahha no senritsu wo yoru ni kiita sei desu konna kokoro Bahha no senritsu wo yoru ni kiita sei desu konna kokoro Tsuki ni nareta boku ga naze tsuki ni mitoreta no wa naze Arukidasou to shiteta noni matte kure tte fuku wo tsukamareta you da Bahha no senritsu wo yoru ni kiita sei desu konna kokoro Bahha no senritsu wo yoru ni kiita sei desu konna kokoro Tsuki ni nareta kimi ga naze tsuki wo miteita no wa naze Boku no hidarite ni tachi damatteru kimi no kao wo omoidashita yo Kimagure na kimi no iro heya ni fuku nurui sono iro Kabe ga nari shibireru chero sugu ni wasurete shimau darou Bahha no senritsu wo hitori kiita sei desu konna kokoro Bahha no senritsu wo hitori kiita sei desu konna kokoro Wasurekaketeta noni naze wasurerarenai no wa naze Arukihajimeta futari waratteru kimi no kao wo omoidashita yo Kimagure na kimi no iro heya ni fuku nurui sono iro Kabe ga nari shibireru chero sugu ni wasurete shimau darou Kimagure na kimi no iro heya ni fuku nurui sono iro Kabe ga nari shibireru chero sugu ni wasurete shimau darou
- 1. Karna mendengarkan melodi bach di malam hari, begini jadinya hatiku. Karna mendengarkan melodi bach di malam hari, begini jadinya hatiku. Mengapa diriku yang sudah terbiasa dengan bulan bisa begitu terpana olehnya? Padahal ku hendak melangkah, rasanya bajuku ada yang menarik dan memintaku untuk menunggu. Karna mendengarkan melodi bach di malam hari, begini jadinya hatiku. Karna mendengarkan melodi bach di malam hari, begini jadinya hatiku. Mengapa dirimu yang sudah terbiasa dengan bulan memandanginya begitu lama? Ku teringat dirimu yang berdiam diri di sebelah kiriku tanpa sepatah kata. Warna dirimu yang selalu berubah, warna hangat itu memenuhi ruangan. Irama cello yang bergema dan membuat mati rasa, mungkin akan segera terlupakan. Karna mendengarkan melodi bach sendirian, begini jadinya hatiku. Karna mendengarkan melodi bach sendirian, begini jadinya hatiku. Padahal ku hampir melupakannya, mengapa sekarang ku tak bisa melupakan? Ku teringat dirimu yang tersenyum di hari saat kita mulai melangkah bersama. Warna dirimu yang selalu berubah, warna hangat itu memenuhi ruangan. Irama cello yang bergema dan membuat mati rasa, mungkin akan segera terlupakan. Warna dirimu yang selalu berubah, warna hangat itu memenuhi ruangan. Irama cello yang bergema dan membuat mati rasa, mungkin akan segera terlupakan.
Comments (0)