[Lirik dan Terjemahan] AliA - Kakurenbo (Petak Umpet)

Kakurenbo

AliA

Lyricist: TKT
Composer: EREN
Release: 2019.02.20

[Lirik dan Terjemahan] AliA - Kakurenbo (Petak Umpet)
Save
AliA / かくれんぼ【Official Music Video】
play
AliA / かくれんぼ【Official Music Video】
AliA  / かくれんぼ  | one man live @ LINE CUBE SHIBUYA(JAPAN/TOKYO)
play
AliA / かくれんぼ | one man live @ LINE CUBE SHIBUYA(JAPAN/TOKYO)
AliA / かくれんぼ | one man live @ 日比谷野外大音楽堂(JAPAN/TOKYO)
play
AliA / かくれんぼ | one man live @ 日比谷野外大音楽堂(JAPAN/TOKYO)
かくれんぼ
play
かくれんぼ
“いっせーのー”でひびいたスタートの合図あいず
なぞったせんむすんだ世界せかい
いろけていく ここから

物心ものごころがつくころ すでに此処ここにあった
ぼくじゃないだれかの記憶きおく
夕陽ゆうひとともによみがえ
ふるぼけた絵本えほんして
落書らくがきのなか1ひとつのこたえをつけた

自分じぶん価値かちに うたがって
どこまでだって ちていけるの
どこかとおくに えてしまいたい
こんな世界せかいじゃ ぼくはいらない
カウントダウンははじまっているよ

“いっせーのー”でこえげて
こえてくるんだ
自分じぶんかげながさに気付きづ
もうこんな時間じかん
一等星いっとうせいかおした
とどきそうでばした
つぎぼくいてきなよ
どんな暗闇くらやみでも
(もういいかい?まーだだよ)
まくがりだした
(もういいかい?まーだだよ)
いろけていく ここから

10年後じゅうねんごぼくらはすれちがいばかりで
幻想げんそうおもいをせては
もどれない”そうおもいこんだ
くたびれたこころううちを
あのころわらない夕陽ゆうひ
なんともおもわない

自分じぶんしんじ あるいていければ
どこまでだって のぼれるのにな
カットをまたぐ その空白くうはく
大切たいせつなモノ 見落みおとしている
つけられないときわめくきみ

“いっせーのー”でこえげて
こえてくるんだ
自分じぶんかげながさに気付きづ
もうこんな時間じかん
一等賞いっとうしょうけるきみ
くっついていただけのぼくでも
きみまえあるけるかな?
こんなたよりないぼくでも

宝箱たからばこはホコリをかぶったまま
くしたかぎはずっと
きみのポケットのなかにあった
らばっていたすべてが
いまひとつにかさなる
り はじめよう
ぼくたちの物語ものがたり

一度いちどはいらないとおもった
いまならむねれるがしたんだ
いとおしくて ごえはいつも

“いっせーのー”でこえげて
こえてくるんだ
自分じぶんかげながさに気付きづ
もうこんな時間じかん
一等星いっとうせいかおした
とどきそうでばした
つぎぼくいてきなよ
どんな暗闇くらやみでも
(もういいかい?まーだだよ)
きじゃくったこえ
(もういいかい?まーだだよ)
わらきみえた
(もういいかい?まーだだよ)
まくがりだした
(もういいかい?もういいよ)
いろけていく ここから
"Issee noo" de narihibiita sutaato no aizu
Nazotta sen de musunda sekai
Irodzukete iku koko kara

Monogokoro ga tsuku koro sude ni koko ni atta
Boku janai dareka no kioku wa
Yuuhi to tomo ni yomigaeru
Furuboketa ehon wo toridashite
Rakugaki no naka ni hitotsu no kotae wo mitsuketa

Jibun no kachi ni me wo utagatte
Doko made datte ochite ikeru no
Dokoka tooku ni kiete shimaitai
Konna sekai ja boku wa iranai
Kauntodaun wa hajimatte iru yo

"Issee noo" de koe wo agete
Kikoete kurunda
Jibun no kage no nagasa ni kizuku
Mou konna jikan da
Ittousei ga kao wo dashita
Todoki sou de te wo nobashita
Tsugi wa boku ni tsuiteki na yo
Donna kurayami demo
(Mou ii kai? Maadada yo)
Maku wa agaridashita
(Mou ii kai? Maadada yo)
Irodzukete iku koko kara

Juunen go no bokura wa surechigai bakari de
Gensou ni omoi wo hasete wa
"Modorenai" sou omoikonda
Kutabireta kokoro ni oiuuchi wo
Ano koro to kawaranai yuuhi mo
Nantomo omowanai

Jibun wo shinji aruite ikereba
Doko made datte noboreru no ni na
Katto wo matagu sono kuuhaku ni
Taisetsu na mono miotoshite iru
Mitsukerarenai to nakiwameku kimi e

"Issee noo" de koe wo agete
Kikoete kurunda
Jibun no kage no nagasa ni kizuku
Mou konna jikan da
Ittoushou de kakenukeru kimi
Kuttsuite ita dake no boku demo
Kimi no mae wo arukeru kana?
Konna tayorinai boku demo

Takarabako wa hokori wo kabutta mama
Nakushita kagi wa zutto
Kimi no poketto no naka ni atta
Chirabatte ita subete ga
Ima hitotsu ni kasanaru
Te wo tori hajimeyou
Bokutachi no monogatari

Ichido wa iranai to omotta
Ima nara mune wo hareru ki ga shitan da
Itooshikute kakegoe wa itsumo

"Issee noo" de koe wo agete
Kikoete kurunda
Jibun no kage no nagasa ni kizuku
Mou konna jikan da
Ittousei ga kao wo dashita
Todoki sou de te wo nobashita
Tsugi wa boku ni tsuiteki na yo
Donna kurayami demo
(Mou ii kai? Maadada yo)
Nakijakutta koe de
(Mou ii kai? Maadada yo)
Warau kimi ga mieta
(Mou ii kai? Maadada yo)
Maku wa agaridashita
(Mou ii kai? Mou ii yo)
Irodzukete iku koko kara
Dengan seruan “bersiap” tanda mulai menggema,
Dunia terhubung oleh garis yang kutelusuri.
Ku'kan memberi warna mulai dari sini.

Saat ku mulai menyadari, semuanya sudah ada di sini.
Kenangan seseorang yang bukan diriku
Bangkit kembali bersama senja.
Ku mengambil buku bergambar usang
Dan menemukan satu jawaban di antara coretannya.

Meragukan harga diriku sendiri,
Aku bisa terjatuh sedalam mungkin.
Ingin menghilang ke tempat yang jauh,
Aku tak membutuhkan dunia seperti ini.
Hitungan mundur telah dimulai.

Dengan seruan “bersiap” yang menggema,
Terdengar jelas di telingaku.
Ku menyadari panjang bayanganku.
Sudah waktunya.
Bintang paling terang menampakkan dirinya.
Ku mengulurkan tangan, seakan bisa meraihnya.
Lain kali, ikutilah aku
Bahkan dalam kegelapan.
(Apakah sudah siap? tidak, belum)
Tirai mulai terangkat.
(Apakah sudah siap? tidak, belum)
Ku'kan memberi warna mulai dari sini.

Sepuluh tahun terakhir, kita terus berpapasan,
Terbuai dalam delusi,
Berpikir bahwa kita "tak bisa kembali."
Hati yang letih ini semakin tertekan.
Bahkan senja yang sama seperti dulu
Tak lagi berarti apa-apa.

Andai aku percaya pada diriku dan terus melangkah,
Mungkin aku bisa mendaki setinggi yang kuinginkan.
Namun di celah kosong antara potongan waktu
Ada hal berharga yang terluput dari pandangan.
Untukmu yang menangis karena tak dapat menemukannya.

Dengan seruan “bersiap” yang menggema,
Terdengar jelas di telingaku.
Ku menyadari panjang bayanganku.
Sudah waktunya.
Kau berlari kencang, meraih kemenangan,
Sementara aku yang hanya mengikutimu.
Bisakah berjalan di depanmu
Meski aku yang tak bisa diandalkan?

Peti harta karun itu tetap tertutup debu,
Dan kuncinya yang hilang itu
Ternyata selama ini ada di sakumu.
Segala sesuatu yang berserakan
Kini telah menyatu kembali.
Mari kita bergandeng tangan
Dan memulai kisah kita.

Dulu kupikir tak membutuhkannya,
Namun kini kumerasa bisa bangga pada diriku sendiri.
Begitu berharga, seruannya tetap sama.

Dengan seruan “bersiap” yang menggema,
Terdengar jelas di telingaku.
Ku menyadari panjang bayanganku.
Sudah waktunya.
Bintang paling terang menampakkan dirinya.
Ku mengulurkan tangan, seakan bisa meraihnya.
Lain kali, ikutilah aku
Bahkan dalam kegelapan.
(Apakah sudah siap? tidak, belum)
Dengan suara tersedu.
(Apakah sudah siap? tidak, belum)
Ku bisa melihatmu tersenyum.
(Apakah sudah siap? tidak, belum)
Tirai mulai terangkat.
(Apakah sudah siap? ya, aku siap)
Ku'kan memberi warna mulai dari sini.
Advertisement

Ringkasan:

Lagu ini mengisahkan tentang keraguan diri, nostalgia, dan pencarian makna dalam hidup. Dengan metafora permainan petak umpet, liriknya menggambarkan seseorang yang merenungi ketidakpastian dan perasaan tidak dibutuhkan di dunia, di tengah kenangan masa lalu yang bangkit bersama senja. Perjalanan ini digambarkan melalui bayangan yang memanjang, peti harta berdebu, dan kunci yang hilang namun ternyata selalu ada di dekatnya, mengisyaratkan bahwa jawaban atas keraguan sering kali sudah ada dalam diri atau hubungan dengan orang lain. Meski dihantui keraguan dan rasa hampa, lagu ini bergerak menuju harapan, di mana tokoh utama mulai percaya pada diri sendiri, ingin melangkah maju, dan mengajak keraguannya untuk bersama-sama memulai kisah baru, diiringi seruan “bersiap!” yang menggema seperti panggilan untuk bangkit dan mewarnai hidup.

Seiring perjalanan itu, suasana yang awalnya pesimis perlahan bergeser menjadi optimis. Ada ajakan untuk saling percaya, meraih tangan satu sama lain, dan berani menghidupkan kembali kisah yang sempat terhenti. Lagu ini menjadi pengingat bahwa di balik kegelapan dan keraguan, selalu ada cahaya yang siap menuntun langkah, asalkan kita mau melihat dan mempercayainya.

Admin

Administrator

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Himitsu
Himitsu
19 days ago

Terima kasih telah mengerjakan request-san ke-5 aku, min mofu~